Tips & Tricks Mengikuti Konferensi Ilmiah ala Fadhian Akbar (2013)

Oleh: Daniel Martin Simadibrata (2015)

Dalam kesempatan ini, saya mewawancarai kak Fadhian Akbar, yang dulu menjabat sebagai Ketua LPP BEM IKM FKUI 2016 dan baru saja menjadi finalis Mapres Aktivis 2017. Berikut adalah rangkuman dari wawancara tersebut.

D: Pertama-tama, selama ini motivasi untuk riset dapat darimana kak Fadhian?
F: Basically, idealnya riset itu mengabdi untuk ilmu pengetahuan dan menambah hasana keilmuan sesuatu. Tapi realistisnya sih, motivasi utama saya adalah jalan-jalannya he he he.. Tapi mungkin orang lain bisa beda, ada yang idealis dan ada yang seperti saya. Di balik itu, saya belajar bahwa penelitian orang Indonesia ga ada apa-apanya dibandingkan penelitian di luar. Nahh gimana caranya agar orang tau tentang riset kita: Publikasi ada dua, lewat konferensi dan lewat jurnal. Kalo lewat jurnal itu panjang prosesnya, revisi manuskrip dll.

D: Kalau informasi lomba dapetnya darimana aja kak?
F: Iseng nyari sih.. Tapi saya sering terpapar dari orang-orang yang udah pernah ikut konferensi. Namun ada yang udah sering terdengar juga seperti ISCOMS, Brainscoms. Kadang konferensi-konferensi juga kerja sama dengan konferensi lain.

PESAN SPONSOR: Cek OA LPP BEM IKM FKUI yaahhh untuk liat konferensi-konferensi internasional maupun nasional

D: Kemarin sudah pernah ikut konferensi kemana aja kak?
F: Kalau presentasi udah 3, tapi kegiatan udah 5. Pertama kali sebagai delegasi di AMSC Singapore 2015. Nah semenjak itu berfikir “masa sih udah jauh2 pergi tapi pridenya ga ada. Biar kalo ditanya kamu ngapain, mau presentasi.” Kalau presentasi pertama kali di ESC, di Berlin, terus ke AICILS di Oxford University dan konferensi yang waktunya berdeketan di Timisoara, Romania.

D: Nah kak banyak nih yang masih bingung kalo mau mulai riset gimana kak?
F: Paling ideal nemu masalah dulu, punya ide dan minta dibimbing. Kadang ide dapat dari dosen, ada beberapa dokter banyak punya penelitian yang bisa digarap. Kadang dokternya bisa yang aktif, tapi kita harus lebih aktif. Kata Kak Vito “Jangan takut atau malu nanya.” Tanya aja ke dosen ada riset apa yang bisa dikerjakan. Kemarin aja saya udah nanya banyak dosen, kalau ditolak dosen itu sudah biasa. Nah kalau udah dapat langsung dibuat, inget motivasi awal kenapa ingin melakukan riset, kalau aku sih pengen pergi.

D: Pesan terakhir untuk IKM FKUI apa kak yang ingin mengikuti konferensi ilmiah?
F: Sekarang kan masih belajar, jadi masih banyak yang bisa dilakuin. Masa kuliah di FKUI mau begitu-begitu aja. Kalo pas liburan cari kegiatan yang dapat bermanfaat. Lewat kegiatan seperti itu, kita dapat memperluas wawasan kita, broaden the horizon, merasa kalo kita itu ga ada apa-apanya dibanding yang lain, ga puas dengan status quo jadi dengan ini kita harus belajar lebih banyak lagi di luar negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *