Potensi Piceatannol pada Ekstrak Klembak (Rheum officinale) sebagai Penghambat Transglutaminase-2 melalui Penurunan Aktivitas Arginase yang Berperan dalam Progresi Vascular Stiffness Terkait Penuaan

by Rahdi Dewin Marzaini (dizeaze_hidritive@yahoo.com), David (dp_pangeran93@yahoo.com) , Muhammad Wildan Rabbani Kurniawan Wildan Rabbani (muhammad.wildan_rk@yahoo.com) – 2012

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh adanya proses penuaan pada sistem kardiovaskular. Sering kali pengobatan hipertensi yang sudah ada tidak melibatkan penghambatan patogenesis utama hipertensi terkait proses penuaan yaitu proses vascular stiffness, sehingga pengobatan semacam ini kurang efektif dalam menurunkan tingkat morbiditas dan mortalitas dari hipertensi.

Masalah tersebut membutuhkan strategi baru untuk membantu terapi utama dalam memperlambat progresivitas vascular stiffness dan hipertensi yang terkait proses tersebut. Salah satu caranya adalah dengan meningkatkan jaras persinyalan S-nitrosilasi penghambatan enzim TG2 yang merupakan pencetus cross linking matriks dinding pembuluh darah sebagai mekanisme utama munculnya vascular stiffness. Pada proses penuaan, jaras persinyalan tersebut terhambat akibat tingginya aktivitas enzim arginase pada lansia yang merupakan enzim kompetitor untuk substrat L-arginin yang berperan dalam pengaktifan jaras persinyalan S-nitrosilasi. Telaah ini menggunakan desain literature review yang menilai berbagai studi preklinik dan klinik untuk mencari mekanisme yang berpotensi menjadi dasar terapi baru bagi hipertensi terkait proses penuaan.

Picaetannol yang banyak ditemukan di tanaman klembak atau rhubarb dapat menginduksi peningkatan jaras persinyalan S-nitrosilasi melalui metabolit aktifnya Piceatannol-3’-O-β-D-glucopyranoside. Mekanisme tersebut didasari oleh hambatan kompetitif piceatannol terhadap enzim arginase dalam sel. Selain itu, metabolit aktif dari Piceatannol ini juga mempunyai mekanisme penghambatan proliferasi dan migrasi sel otot polos pembuluh darah yang berada di tunika media yang juga berkontribusi terhadap proses vascular stiffness. Telaah ini menunjukkan potensi dari piceatannol sebagai terapi penghambatan dan pendamping yang memperlambat progresivitas proses vascular stiffness dan hipertensi yang terkait proses tersebut.

 
Kata kunci:Arginase, Piceatannol, Snitrosilasi, Vascular stiffness
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *