Antoni van Leeuwenhoek

oleh: B. Kirana Dyahningrum M.

Anton_van_LeeuwenhoekMahasiswa kedokteran dalam melakukan praktikum sehari-hari mungkin hampir tidak pernah lepas dengan mikroskop. Perangkat satu ini sangat membantu mahasiswa dalam melakukan observasi terhadap struktur-struktur kecil mikroorganisme atau sel-sel yang ukurannya bermikron-mikron sehingga didapatkan pemahaman dan pembelajaran yang baik. Mungkin seriring perkembangan zaman, mikroskop yang digunakan sudah semakin canggih dan modern. Namun tahukah kalian asal mula mikroskop itu ditemukan?
Antonie Philips Van Leeuwenhoek yang lahir pada tanggal 24 Oktober 1632 di Belanda adalah salah satu orang yang menjadi cikal bakal dan berperan dalam mengembangkan pembuatan lensa optic dan mikroskop. Awalnya Antonie Van Leeuwenhoek hanya seorang pedagang kain yang sukses dana mendirikan banyak toko atas namanya sendiri. Hal tersebut namun tidak membuatnya berhenti, dengan keberhasilan dia dalam dunia perdagangan, Antonie Van Leeuwenhoek kemudian mengembangkan pembuatan lensa. Selain itu dia kemudian memodifikasi lensa tersebut menjadi alat sederhana dan mulai mengamati mikroorganisme bersel tunggal yang ada di sekitarnya. Alat sederhana itulah yang sekarang sudah berkembang dan dikenal dengan nama mikroskop.
Antonie Van leeuwenhoek kemudian memulai menekuni pengamatan sel-sel berukuran kecil dan bersel tunggal yang awalnya disebut sebagai animalcules atau sekarang sering disebut mikroorganisme. Ia juga merekam pengamatan mikroskopik serat-serta otot, bakteri dan spermatozoa. Oleh karena itulah Antoni Van Leeiwenhoek dijuluki sebagai Bapak Mikrobiologi, karena berbagai penemuan-penemuan pentingnya yang memiliki kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetuhuan, khususnya pada ilmu-ilmu yang berhubungan dengan benda-benda mikroskopik.
Namun ternyata dalam perjalanannya mengembangkan mikroskop hingga dijuluki sabagai Bapak Mikrobiologi ini tidaklah mudah. Ia harus terus mencoba hingga menciptakan lensa 500 kali untuk mendapatkan pembesaran dari 270 hingga 500 kali. Selain itu ia juga rutin menuliskan temuan-temuan barunya dan kurang lebih sebanyak 560 surat yang telah ia tulis demi mengembangkan dan memajukan ilmu pengetahuan khususnya di bidang mikroskopik dan mikrobiologi. Bahkan ketika dalam keadaan sakit pun Ia masih rutin menuliskan hasil pengamatan sekaligus hasil pengamatan mengenai patofisiologi-patofisiologi sakit yang dideritanya. Antoni Van Leeuwenhoek meninggal pada usia 90 tahun tepatnya pada 26 Agustus 1723.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *